Header Ads

Relawan Jokowi: Reshuffle Kabinet Kewenangan Presiden

Jakarta - Berbagai elemen Relawan Joko Widodo menegaskan bahwa perombakan atau reshuffle kabinet adalah kewenangan penuh presiden.

Penegasan tersebut disampaikan dalam acara 'Peringatan 17 Tahun Reformasi' di Tugu Reformasi. "Berikan presiden kewenangan penuh tanpa intervensi dari pihak manapun, karena presiden lah yang paling tahu kinerja menterinya," kata Ketua Relawan Jokowi dari Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi saat membacakan pernyataan bersama dari acara tersebut di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis.

Dalam acara yang digagas oleh para relawan Jokowi tersebut ada lima pernyataan yang disampaikan oleh Budi selain tentang isu reshuffle, para pendukung presiden Joko Widodo tersebut juga menyatakan yang pertama, siap mendukung dan berperan dalam mewujudkan nawacita.

"Karena pada hakikatnya nawacita adalah penerjemahan cita-cita reformasi yang diperjuangkan sejak 1998," katanya.

Kedua, para relawan menyatakan siap mengawal pemerintahan Jokowi-JK hingga akhir masa jabatannya dan akan menghadapi kelompok-kelompok yang ingin menjatuhkan presiden.

Ketiga, menegaskan kepercayaan pada presiden yang selama ini selalu bekerja keras untuk mensejahterakan rakyat. Keempat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga optimisme bahwa adanya perubahan Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo.

"Kelima, mendukung sikap tegas presiden dalam menghadapi intervensi baik dari dalam maupun luar negeri," katanya.

Selain pernyataan sikap, dalam acara peringatan reformasi tersebut, masing-masing perwakilan organisasi massa pendukung Jokowi melakukan orasi politik yang menekankan untuk mendukung dan mengawal program nawacita Jokowi hingga dua periode kedepan "Kami menyiapkan, untuk bisa mengawal nawacita Jokowi hingga 10 tahun lagi," kata Deddy tim hukum Sekretariat Nasional Jokowi Perwakilan Duta Jokowi lebih jauh menekankan bahwa siapa pun yang menyalahi kebijakan-kebijakan dari pemerintahan Jokowi merupakan musuh dari organisasi massa tersebut.

"Siapapun musuh dari Jokowi yang menyalahi kebijakan-kebijakan Jokowi. Maka Duta Jokowi, harus melawan mereka," ujar Jonas perwakilan dari Duta Jokowi dalam orasinya.

Dari informasi yang dihimpun Antara, organisasi massa pendukung Jokowi yang hadir dalam acara tersebut diantaranya Projo, Almisbat, Joman, Seknas Jokowi, Duta Jokowi, Lingkar 98, Laskar Dewa ruci, Yayasan Nawacita, Akar Jati Cirebon, Forum Alumni UI, Repdem, Lingkar Trisakti, Pagar Nusa, Radio MS tri, Fans Cakrawala, Seknas Muda, Jaringan Nasional Indonesia Baru, Gerbang sari, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia Jakarta, Semeton Jokowi, Solidaritas Merah Putih. (Ant/bm 10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.