Header Ads

Timnas Indonesia Lolos ke Final Sea Games

Naypyitaw - Timnas Indonesia U-23 lolos ke final setelah mengalahkan Malaysia melalui adu penalti 5-4 pada semifinal SEA Games 2013 di Zeyar Thiri Stadium Naypyitaw, Myanmar, Kamis.

Dengan kemenangan ini anak asuh Rahmad Darmawan di partai puncak akan berhadapan pemenang antara Thailand melawan Singapura.

Tim Garuda Muda yang sejak awal menargetkan lolos ke final langsung menekan sejak awal meski Malaysia juga tidak kalah sengitnya dalam menghalau serangan anak asuh Rahmad Darmawan.

Meski bermain dalam tempo lambat, Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan mencoba bermain dengan taktis dan mengandalkan bola dari kaki ke kaki. Lawanpun juga berusaha mengimbangi.

Serangan beruntun akhirnya mampu menciptakan peluang salah satunya lewat Yandi Sofyan pada menit 23. Hanya saja tendangannya membentur gawang Malaysia.

Upaya untuk menciptakan gol terus dilakukan. Lewat aksi individu yang bagus antara Bayu Gatra dengan Fandi Eko Utomo akhirnya pemain Persisam Samarinda itu mempu menjebol gawang Mohd Izam sehingga membuat Indonesia unggul 1-0.

Dalam kondisi unggul, anak asuh Rahmad Darmawan terus berusaha bermain taktis. Namun, upaya yang dilakukan selalu dipatahkan oleh anak asuh Ong Kim Swee. Begitu juga sebaliknya.

Sesekali pasukan Harimau Malaya itu juga melakukan tekanan. Hanya saja hingga babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk Tim Garuda Muda.

Memasuki babak kedua permainan taktis tetap dilakukan oleh Diego Michiels dan kawan-kawan. Berbeda dengan juara tahan SEA Games. Anak asuh Ong Kim Swee ini sering melakukan penetrasi yang cukup keras namun masih mampu dihalau oleh Kurnia Meiga.

Pertandingan kurang 20 menit, Harimau Malayu lebih gencar melakukan serangan. Masuknya beberapa pemain baru seperti Ab Rahman membuat variasi serangan lebih banyak. Lagi-lagi Kurnia Meiga menjadi penyelamat gawang Indonesia.

Demi menambah daya serang, pria yang akrab dipanggil RD itu akhirnya memasukkan Andik Vermansyah untuk menggantikan Ramdani. Namun, masuknya pemain baru itu belum mampu memperbanyak peluang. Justru lawan yang diuntungkan.

Apa yang dikawatirkan RD yaitu serangan cepat lawan menjelang akhir pertandingan benar-benar terjadi. Harimau Malaya mampu menyamakan kedudukan pada menit 84 melalui Thamil Arasu Ambumaee.

Dalam kondisi imbang membuat permainan bertambah seru. Namun hingga waktu normal kedudukan tetap 1-1 sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Pada 15 menit perpanjang waktu pertama kedua tim terlihat sangat berhati-hati dalam membangun serangan. Bahkan belum ada tendangan yang membahayakan baik untuk Malaysia maupun Indonesia.

Memasuki 15 menit kedua tim berusaha menciptakan peluang meski dalam kondisi kelelahan. Meski lelah Indonesia mendapatkan peluang pada menit akhir melalui tendangan bebas, namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Akhirnya pertandingkan ditentukan lewat adu penalti yang dimenangi Indonesia 5-4. (ant/bm 10)

Diberdayakan oleh Blogger.