Header Ads

Samad: Akil Mochtar Harus Dihukum Seberat-beratnya

MAKASSAR - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai, Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar harus mendapat hukuman yang setimpal.

Bagi mantan Koordinator Badan Pekerja Anti Corruption Committee tersebut, tak masalah Akil nantinya akan dihukum mati, potong jari, atau hukuman lain, asalkan dikategorikan sebagai hukuman terberat.

"Kalau saya hukuman seberat-beratnya," kata Abraham dalam wawancara seusai menghadiri acara pelatihan pencegahan tindak pidana korupsi di Makassar, Senin (7/10/2013).

Akil menerima suap terkait sidang gugatan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Selain itu, ia juga menjadi tersangka penerima uang suap dalam pengurusan sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Banten.

Mantan Politikus Partai Golkar tersebut, tertangkap tangan di rumah dinasnya, Jl Widya Chandra, Makassar, Rabu (2/10/2013) malam.  (Sumber: Tribunnews.com)
Diberdayakan oleh Blogger.