Header Ads

Polisi China Tangkap 139 Orang di Xinjiang karena Serukan Jihad

Beijing, - Kepolisian China telah menangkap 139 orang di Xinjiang karena diduga menyerukan jihad. Sebanyak 256 orang lainnya telah "dihukum" karena menyebarkan rumor secara online.

Demikian diberitakan Global Times yang mengutip otoritas setempat. Tidak disebutkan hukuman apa yang dimaksud.

"Kepolisian di Xinjiang telah menangani peningkatan jumlah kasus yang mana orang-orang telah memposting atau mencari konten ekstremis religius di internet," demikian diberitakan Global Times dan China Daily.

"Dalam dua bulan hingga akhir Agustus, 139 orang telah ditangkap karena menyebarkan ekstremisme agama termasuk jihad," demikian disampaikan seperti dilansir AFP, Rabu (9/10/2013).

Namun Dilshat Rexit, juru bicara World Uyghur Congress yang oleh pemerintah Beijing disebut sebagai kelompok separatis, membantah tudingan menyebarkan jihad tersebut. Dikatakan Rexit, klaim itu merupakan "distorsi total kebenaran" yang dimaksudkan untuk menghalangi warga Uighur mengakses internet.

Dikatakannya, mereka yang ditahan semata-mata karena telah mengungkapkan ketidaksenangan atas kepemimpinan China dan represi sistematik di wilayah Xinjiang.

Bentrokan antara warga Uighur dan etnis mayoritas China, Han kerap terjadi di Xinjiang. Populasi Xinjiang adalah 46 persen Uighur dan 39 persen Han. (Sumber: Detik.com)
Diberdayakan oleh Blogger.