Header Ads

Pelatih Ince Dihukum Lima Pertandingan

London - Pelatih Blackpool Paul Ince dilarang mendampingi timnya dalam lima pertandingan Championship, akibat sikapnya yang dianggap tidak layak, demikian diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Selasa.

Pemain berusia 45 tahun mantan pemain Inter Milan, Manchester United dan pemain tengah Inggris itu -- yang dalam masalah awal musim ini karena mengeluarkan komentar pedas terhadap wasit -- mengaku atas tiga tuduhan yang dijatuhkan kepadanya pada pertandingan yang dimenangi mereka 2-1 atas Bournemouth pada 14 September.

Ia juga dituduh mengelurkan kata-kata tidak becus serta menyiratkan mengancam lawan bicaranya.

Ince juga dijatuhi hukuman denda sebesar 4.000 pound (6.400 dolar).

Hukuman itu, yang akan segera diterapkan, menyebabkan mantan kapten tim Inggris itu tidak dapat menyaksikan pertandingan timnya, yang dimulai di kandang sendiri saat mereka menjamu Wigan pada 19 Oktober.

Ince juga tidak akan hadir pada pertandingan Blackpool hingga 30 November, ketika mereka mereka berhadapan di kandang dengan Sheffield Wednesday.

Penampilan Blackpool semakin memburuk setelah sebelumnya mereka menang atas Bournemouth dan sempat berada di puncak klasemen divisi dua, tapi akhirnya mereka seri dalam empat laga dan kalah sekali dalam lima pertandingan, sehingga posisinya melorot ke urutan keenam, enam poin di bawah posisi puncak Burnley.

Ince, dikenal dengan julukan 'The Guvnor' di masa karirnya sebagai pemain, diminta naik ke bangku tribun saat timnya main di Bournemouth setelah melemparkan botol dan mengenai seorang penonton wanita, kendati ketika itu ia langsung minta maaf.

Tapi ia tetap dapat hukuman karena sikapnya , termasuk kata-katanya yang keluar dari mulutnya dianggap tidak pantas, apalagi ditujukan kepada wasit.

Blackpool mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan berusaha sekuat mungkin untuk dapat tampil sebaik mungin dan tidak terpengaruh dengan absennya Ince.

"Blackpool memahami hukuman yang dijatuhkan Asosiasi kepada Paul tapi kami akan bekerja lebih keras bersama dia dan stfnya untuk menunjukkan bahwa hukuman itu tidak berakibat buruk pada kami," kata pengurus klub.

"Klub akan mengeluarkan komentar lebih lanjut mengenai kejadian ini," kata klub. (ant/bm 10)
Diberdayakan oleh Blogger.