Header Ads

Gedung BPK Dilalap Api, Tidak Ada Dokumen Hangus

Jakarta - Gedung Badan Pemeriksa  Keuangan terbakar pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, Sekretaris Jendral BPK RI Hendar Ristriawan mengaku tak ada dokumen yang jadi korban.

Sebab, menurut dia, pemicu kebakaran yaitu korsleting di lorong saluran pipa dan kabel di lantai 11 Gedung Umar Wirahadikusumah, tidak mencapai ruang kerja pegawai. "Salurannya lepas di depan lift barang, tidak sampai ke ruang kerja pegawai. Jadi tidak ada selembar pun dokumen yang terbakar," kata dia saat dihubungi, Senin, 14 Oktober 2013.

Hendar menyebut, api dan asap yang mengepul dapat segera teratasi oleh sprinkle yang tersedia di gedung. "Petugas pemadam kebakaran tidak sampai naik ke atas."

Menurut Hendar, lantai 11 Gedung Umar Wirahadikusumah merupakan ruang kerja staf. Adapun ruang kerja para pucuk pimpinan BPK, termasuk Gatot Supriartono, yang disebut-sebut sebagai suami Holly Angela, perempuan yang tewas di kamar 09 AT Tower Ebony Kalibata City, Jakarta Selatan, berada di Gedung Tower atau gedung baru BPK. "Kalau Pak Gatot ruang kerjanya di lantai 8 gedung baru," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, gedung BPK yang terletak di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, terbakar. Seorang petugas kebersihan bernama Amirul, 17 tahun, melihat kepulan asap dan api di lantai 11. Pemuda yang tinggal di Ciganjur, Jagakarsa Jakarta Selatan itu lalu melaporkan peristiwa tersebut ke petugas keamanan.

Setelah itu, satpam langsung menghubungi jajarannya dan dinas pemadam kebakaran. Petugas damkar pun langsung menuju lokasi dengan mengerahkan 13 mobil pemadam kebakaran. (Sumber: Tempo.co)
Diberdayakan oleh Blogger.