Header Ads

23 Orang Tewas, 148 Cedra Dalam Kerusuhan di Irak

Baghdad - Sedikitnya 23 orang tewas dan 148 orang lagi cedera dalam serangan terpisah di seluruh Irak pada Ahad (13/10), kata polisi dan pejabat Kementerian Dalam Negeri.

Seorang pembom bunuh diri yang memakai sabuk peledak meledakkan dirinya di satu pos pemeriksaan Polisi Federal di Jalan Bank di Samarra Tengah, sekitar 120 kilometer di sebelah utara Baghdad. Ia menewaskan empat polisi dan melukai tiga orang lagi, termasuk dua warga sipil kata satu sumber polisi kepada Xinhua.

Dua orang tewas dan delapan orang lagi cedera dalam dua serangan bom-pinggir-jalan terpisah di Daerah Doraa di Baghdad Selatan, sementara satu orang tewas dan delapan orang cedera dalam serangan lain bom pinggir jalan di Daerah Ammiriyyah di Baghdad Barat, kata sumber tersebut.

Seorang teknisi listrik meninggal akibat luka-lukanya di satu rumah sakit setelah ia menderita luka parah saat satu bom pinggir jalan meledakkan mobilnya di Samarra, Irak Selatan, kata sumber itu, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan seorang prajurit cedera dalam satu serangan mortir terhadap pos pemeriksaan militer Irak di sebelah utara Samarra.

Beberapa pria bersenjata membunuh seorang anggota Dewan Kota Praja dengan menggunakan senjata berperedam di Baghdad Barat, sementara lima warga sipil cedera ketika dua bom pinggir jalan meledak di Daerah Sedea di Baghdad Barat-daya, kata sumber polisi itu.

Pada Ahad pagi, serangkaian serangan bom, termasuk 13 ledakan bom mobil, terutama menyerang kota besar Syiah di Irak Selatan dan Tengah, sehingga menewaskan tak kurang dari 14 orang dan melukai 123 orang lagi. Tampaknya itu adalah upaya oleh kelompok gerilyawan untuk mengobarkan pergolakan sektarian besar-besaran di negeri tersebut.

Serangan tersebut terjadi di satu pasar terbuka dan di tempat parkir di dekatnya di Kota Hillah, Irak Tengah, yang berada sekitar 100 kilometer di sebelah selatan ibu kota Irak, Baghdad, menewaskan lima orang dan melukai 27 orang lagi, kata satu sumber polisi kepada Xinhua. (ant/bm 10)
Diberdayakan oleh Blogger.