Header Ads

Conte Minta Juve Tebus Penampilan Kurang Maksimal

Milan - Pelatih Antonio Conte meminta Juventus untuk menebus penampilan naik-turun mereka di Liga Champions dengan mendapatkan satu angka saat melawan Galatasaray pada Selasa, yang akan mengamankan tempat mereka di babak 16 besar.

Juventus memperbaiki penampilan buruk selama berkompetisi di Grup B dengan kemenangan 3-1 atas FC Copenhagen untuk naik ke peringkat kedua, tertinggal tujuh angka dari Real Madrid yang sudah memastikan lolos ke babak berikutnya.

Meski Conte mengatakan setelahnya bahwa Juve akan bermain demi kemenangan di Istanbul, hasil imbang akan cukup untuk "Si Nyonya Tua" untuk dapat lolos ke fase gugur untuk musim kedua secara berturut-turut.

Berbicara setelah kemenangan tandang 2-0 di Bologna pada Jumat, kemenangan tanpa kemasukan gol beruntun ketujuh Juve di Liga Italia, Conte mengatakan ini merupakan saatnya untuk meletakkan kata-kata ke dalam tindakan.

"Tidak ada gunanya berbicara besar menjelang (pertandingan melawan) Galatasaray. Kami membuat lolos (ke babak 16 besar) semakin sulit untuk diri sendiri, maka ini tergantung kepada kami untuk menebusnya pada Selasa," ucap pria Italia itu.

Juventus pergi ke Turki pada Minggu malam, namun tanpa gelandang Andrea Pirlo yang akan menepi sampai setelah Natal setelah menderita cedera ligamen lutut pada pekan lalu.

Meski Pirlo absen, Juventus dapat mengatasi situasi tersebut, pemain Prancis Paul Pogba mengisi peran di lapangan tengah saat mereka menang pada Jumat, berkat gol-gol yang ditorehkan Arturo Vidal dan bek Giorgio Chiellini.

Conte mengistirahatkan sejumlah pemain yang akan menentukan pada Selasa, yang paling diingat adalah Carlos Tevez dan Fernando Llorente - yang mulai mampu berduet dengan apik - di mana keduanya hanya menjadi pemain pengganti di pertandingan itu.

Sementara itu, pelatih Galatasaray Roberto Mancini, meyakini absennya Pirlo tidak akan terlalu banyak berpengaruh.

"Pirlo tentu saja merupakan pemain penting...namun Juve masih bisa mengandalkan Arturo Vidal, Claudio Marchisio, dan Paul Pogba. Lapangan tengah mereka masih solid," kata Mancini kepada surat kabar Tuttosport.

Setelah memimpin Galatasaray untuk bermain imbang 2-2 di Turin, hanya sehari setelah mengambil alih jabatan pelatih, Mancini telah melihat tim Turki itu menang 3-1 atas Copenhagen, kalah 0-1 saat bertandang ke markas tim Turki itu, dan kemudian takluk 1-4 di kandang Real.

Galasataray juga gagal tampil impresif di ajang domestik, mereka memerlukan adu penalti pada tengah pekan untuk mengamankan kemenangan di Piala Turki atas tim divisi kedua Gaziantep, selain itu terdapat rumor mengenai friksi antara para pemain lokal dan para pemain asing.

Pasukan Mancini memerlukan kemenangan untuk mengamankan peringkat kedua dan Mancini, meski mengakui Juve memiliki keunggulan psikologis, mengatakan para pemainnya harus memiliki keyakinan diri.

"Pada Selasa, kami harus tampil dengan pemahaman bahwa kami memiliki kesempatan. Kami bermain di kandang, yang merupakan keuntungan, dan apapun dapat terjadi pada pertandingan sepak bola," tambahnya.

"Kekhawatiran terbesar saya adalah Juve dapat saja bahagia dengan hasil imbang dan tetap lolos." (ant/bm 10)
Diberdayakan oleh Blogger.