Header Ads

Polisi Ringkus Pembantai Keluarga Tabuni

Timika - Aparat Kepolisian Resor Mimika meringkus DT, pelaku yang membantai satu Inggen Tabuni dan Komambri Tabuni di Kwamki Lama pada Sabtu (23/11).

Kapolsek Mimika Baru, AKP Asep Bambang di Timika, Kamis mengatakan DT diringkus pada Selasa (26/11) di belakang Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 6 Timika Jalan Cenderawasih, Kampung Karang Senang-SP3.

DT yang diduga mengalami gangguan kejiwaan itu ditangkap saat massa yang menolak aksi pembubaran kegiatan Komite Nasional Papua (KNPB) berjalan kaki dari Timika ke Mapolres Mimika untuk mendesak polisi memulangkan 33 rekan mereka yang sempat diamankan,kata AKP Asep.

Saat massa melintas di depan Kantor Satker PJN Timika, DT terlihat menenteng sebilah parang dengan baju berlumuran darah.

Melihat itu, sejumlah anggota Polres Mimika langsung membekuk DT dan selanjutnya digelandang ke Polsek Mimika Baru.

Pembunuhan terhadap Inggen dan Komambri terjadi pada Sabtu (23/11) dinihari bertempat di rumah Komambri, Gang Cenderawasih II Nomor 15, Kwamki Lama. Keduanya tewas seketika akibat terkena sabetan parang milik DT, keponakan mereka sendiri.

Istri Inggen yang bernama Dorkas Murif juga ikut menjadi korban terkena sabetan parang dari pelaku, namun nyawanya masih tertolong dan saat ini dirawat intensif di RSUD Timika.

Usai menghabisi para korban, DT langsung kabur. Polisi sempat keluar masuk kawasan hutan di Kwamki Lama untuk mencari keberadaan DT, namun tidak menuai hasil.

Kedua korban dimakamkan dalam satu liang lahat bersama seorang kerabat mereka, Manuel Elenggen di TPU Jalan Freeport Lama, Kwamki Lama.

Manuel tewas terkena serangan jantung saat mengetahui Inggen dan Komambri terbunuh oleh DT. (ant/bm 10)
Diberdayakan oleh Blogger.